Pemkab Aceh Barat Akan Gali Jejak Sejarah

oleh
Bupati Aceh Barat, HT Alaidinsyah
Bupati Aceh Barat, HT Alaidinsyah
Bupati Aceh Barat, HT Alaidinsyah

MEULABOH | DiliputNews.com –  Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, akan menggali jejak-jejak peninggalan sejarah masa lalu (artefak), untuk menjadikan daerah tersebut sebagai Kabupaten yang mampu membangun wisata sejarah.

“Kita akan terus menggali peninggalan-peninggalan sejarah di Aceh Barat, dan mengangkat daerah ini sebagai daerah wisata sejarah,” kata Bupati Aceh Barat, HT Alaidinsyah, di acara Peringatan Hari jadi Meulaboh, Jumat (11/11).

Untuk menjadikan Aceh Barat sebagai tempat tujuan wisata di Pantai Barat Selatan Aceh, serta kota dagang, menurut Alaidinsyah, pihak Pemkab Aceh Barat akan terus menggali potensi yang ada di kabupaten tersebut, terutama menyangkut ole-ole khas Kabupaten tersebut, seperti ikan asin yang selama ini sangat terkenal.

“Untuk oleh-oleh dari daerah ini kita akan buat miniatur berupa kupiah Meukeutop yang selama ini menjadi ikon Aceh Barat, jadi nanti saat pelancong berkunjung kemari ada cendramata yang dibawa pulang,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati Aceh Barat, H T Alaidinsyah yang akrab disapa haji tito, mengatakan diperingati Hari jadi Meulaboh yang ke 425 Tahun tepat tanggal 11 Oktober, lantaran memiliki sejarah panjang dalam penetapannya.

“ Setelah mempelajari manuscript sejarah Meulaboh, dan referansi dari kitab Bustanul Salatin yang merupakan referansi sejarah terlengkap dan terpercaya di Aceh. Maka kita sepakat hari jadi Meulaboh yang diperingati jatuh pada Hari ini” ujarnya.

Menurut Tito, dalam kitab Bustanul Salatin tercatat bahwa terbentuknya Meulaboh tepat tanggal 11 Oktober 1588, atau tepat pertama sekali Sultan Saidi Mukamil diangkat menjadi raja, dan dari sana pula, kata dia, Meulaboh terbentuk.

“Peringatan ke dua Hari jadi yang dilaksanakan pada, Jumat, 11 Oktoer 2013 tersebut merupakan hari yang bersejarah bagi Pemkab dan Masyarakat Aceh Barat, pasalnya selama ratusan tahun terbentuknya Meulaboh baru tahun ini pertama sekali diperingati, begitu juga dengan Hari jadi Kabupaten Aceh Barat,” pungkasnya. (Red/Af)