Caleg Perempuan Aceh Barat Ikut Konsolidasi

oleh
Caleg Perempuan / Ilustrasi
Caleg Perempuan / Ilustrasi
Caleg Perempuan / Ilustrasi

MEULABOH | DiliputNews.com – Puluhan Calon Legislatif (Caleg) Perempuan Kabupaten Aceh Barat, mengikuti kegiatan Konsolidasi Caleg Perempuan yang dilaksanakan oleh Organisasi Perempuan Balai Syura Ureung Inong Aceh (BSUIA), di Café Endatu Kupi, Meulaboh.

Puluhan Caleg Perempuan yang mengikuti kegiatan Konsolidasi tersebut berasal dari lima Partai Politik (Parpol) di antaranya, Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Nasional Aceh (PNA) dan Partai Aceh (PA)

Ketua Presidium Balai Syura Ureung Inong Aceh (BSUIA), Nursiti kepada DiliputNews.com, Rabu (9/10) mengatakan kegiatan Konsolidasi tersebut dilaksanakan guna memotivasi Caleg Perempuan untuk lebih siap bertarung di pemilu 2014 mendatang. Sekaligus membangkit semangat kaum perempuan untuk ikut melibatkan diri dalam pengambilan kebijakan dan pembangunan daerah.

“Kita akui selama ini kesadaran kaum perempuan untuk melibatkan diri masih rendah, kita berharap dengan adanya konsolidasi ini, kiprah kaum perempuan semakin meningkat terutama kepada para caleg-caleg perempuan yang maju pada pemilu nanti,” ujar Nursiti.

Nursiti berharap, pada pemilu 2014 nanti ada peningkatan jumlah kursi dari caleg perempuan di parlemen dari hasil porolehan kursi pada pemilu tahun 2009 lalu.

“Kalau tahun 2009 lalu itu hanya sekitar 7 persen, kita berharap pemilu 2014 bisa mencapai 12 persen,” harapnya.

Selain itu, Nursiti juga mengungkapkan, persoalan minimnya caleg perempuan yang duduk di parlemen, juga berada pada pemilih. Perlu ada pendidikan politik bagi pemilih perempuan agar lebih cerdas dalam memilih.

“Kedepan kita punya rencana untuk melakukan pendidikan-pendidikan politik bagi perempuan,” katanya.

Ia juga menambahkan, secara aturan peluang untuk keterlibatan perempuan sudah terbuka lebar, sudah ada aturan yang mengatur tentang keterlibatan 30 persen caleg perempuan pada setiap partai politik.

“Saat ini, hampir semua partai politik kekurangan kader perempuan. Ini sebenarnya tugas partai politik untuk terus melakukan kederisasi terhadap kaum perempuan,” kata Nursiti menambahkan. (Red/Za)