Forum KMBSA Dukung Ketua MK Akil Muchtar

oleh
Forum KMBSA Dukung Ketua MK Akil Muchtar
Forum KMBSA Dukung Ketua MK Akil Muchtar
Forum KMBSA Dukung Ketua MK Akil Muchtar

MEULABOH | DiliputNews.com – Ditangkapnya Ketua Mahkamah konstitusi (MK) non-aktif, Akil Muchtar, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di rumah dinasnya, Widya Candra, Jakarta Selatan, Selasa, (2/10) membuat rakyat Indonesia menilai makin bobroknya moral penegak Hukum.

MK yang harusnya menjadi lembaga peradilan  Negara yang bertanggung jawab dalam memberikan keputusan yang bijak terhadap berbagai sengketa perkara aturan hukum yang dinilai tidak berpihak, namun mampu di beli.

Seperti di Aceh Barat, Provinsi Aceh, Forum Komunitas Muda Barat Selatan Aceh (KMBSA),minggu,(6/10),menggelar aksi treastikal mengecam tindakan yang dilakukan Akil Muchtar, tersangka penerima suap terkait Pilkada di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Aksi tersebut berlangsung disimpang Pelor, Kota Meulaboh, selain aksi treastikal Forum KMBSA juga membagi- bagikan browsur kepada warga yang melintas.

Dalam orasinya, Koordintor Aksi Deni Setiawan mendesak Presiden, DPR-RI, KY (komisi yudisial), dan lembaga terkait lainnya untuk membentuk tim audit perkara.

Desakan tersebut,kata Deni, untuk memeriksa ulang seluruh Perkara yang pernah ditangani oleh Akil Muchtar baik saat menjadi anggota majelis  maupun saat menjadi ketua majelis.

“Kami mendesak KPK untuk memeriksa perkara Pilkada lainnya yg pernah ditangani oleh Akil Muchtar,” ujarnya.

Bukan hanya itu, Forum KMBSA juga mendesak Badan Narkotika Nasional (BNN) dan dan Istitusi Polri mengusut tuntas terkait adanya temuan ganja dan Ektasi, di ruang kerja orang nomor satu di MK itu, saat tim KPK menangkap Akil.

Forum KMBSA, juga memberikan  dukungan terhadap Akil untuk membongkar kasus sengketa pilkada yang pernah ditanganinya, yang diduga oleh Forum tersebut Akil pernah menerima suap.

“Kami juga mendukung ketua MK Akil muchtar untuk membeberkan hakim lainnya serta Staf di MK yg mengetahui, menikmati dan ikut terlibat suap dalam kasus Pilkada yang ditangani Akil,” papar Deni.

Dalam aksi tersebut, Deni, mengajak elemen sipil lainnya untuk melapor kecurigaan perkara Pilkada terutama Kasus Pilkada, terutama kasus- kasus sengketa Pilkada Aceh yang pernah ditangani Akil Muchtar.

KPK juga diminta untuk tetap semangat, dan tidak pernah mundur dalam membongkar Mafia Hukum di Indonesia, “Kami sangat prihatin dimana Palu sidang ternyata dapat ditukar dengan rupiah,” tandasnya. (Re/Af)