Laporan Hakim Nakal Dari Aceh Minim

oleh
Laporan Hakim Nakal dari Aceh Minim
Laporan Hakim Nakal dari Aceh Minim
Laporan Hakim Nakal dari Aceh Minim

BANDA ACEH | DiliputNews.com – Ketua Mahkamah Agung M Hatta Ali mengatakan laporan hakim diduga nakal yang bertugas di Provinsi Aceh minim dan jumlahnya lebih sedikit dibanding dari daerah lain.

“Laporan hakim nakal dari Aceh minim dan lebih sedikit dibanding daerah lain. Mungkin karena secara populasi Aceh lebih sedikit atau hakim di daerah ini tidak bermasalah,” kata Ketua Mahkamah Agung RI M Hatta Ali di Banda Aceh, Rabu 4 September 2013.

Ia mengatakan, walau laporannya minim bukan berarti tidak ada hakim nakal di Aceh. Setiap daerah dan setiap institusi mana pun pasti ada yang nakal anggotanya.

“Hakim pun demikian. Akan tetapi, kalau kita ambil populasi yang lebih luas, Aceh termasuk sedikit yang nakal dibandingkan daerah lain yang penduduknya padat,” ungkap M Hatta Ali.

Menurut dia, secara persentase laporan hakim nakal dari Aceh termasuk sedikit dibanding daerah lainnya. Setiap tahun tidak sampai tiga hakim yang dilaporkan nakal.

“Saya katakan Aceh ini aman-aman saja. Yang nakal saya kira tidak lebih dari 10 orang. Atau paling-paling dua tiga orang,” kata M Hatta Ali yang memulai karier hakimnya di Pengadilan Negeri Sabang, Pulau Weh, Provinsi Aceh.

Ia mengatakan, kendati laporan minim bukan berarti tidak ada hakim dari Aceh yang dipecat. Tahun lalu saja, seorang hakim pengadilan agama di Aceh dipecat.

“Sedangkan untuk tahun ini, hingga kini belum ada hakim nakal dari Aceh yang dipecat. Kalau tahun lalu ada seorang,” kata M Hatta Ali seraya tidak menyebutkan kasus pemecatan hakim tersebut.

Terkait jika ada hakim diduga terlibat jual beli perkara, HM Hatta Ali menegaskan masyarakat segera melaporkannya agar dapat tindak lanjuti. Jika terbukti terlibat, ancamannya bisa dipecat sebagai hakim.

“Kalau dari Aceh, kami belum mendengar ada laporan hakim terlibat jual beli perkara. Mudah-mudahan jangan ada hakim terlibat dengan hal seperti itu Kalau ada segera laporkan,” tegas M Hatta Ali.(Red/Ant)