Aceh Dirt Bike Adventure Kembali Digelar Di Banda Aceh

oleh
Aceh Dirt Bike Adventure
Aceh Dirt Bike Adventure
Aceh Dirt Bike Adventure

BANDA ACEH | DiliputNews.com – Pemerintah Kota Banda Aceh mengundang komunitas trail dari berbagai daerah di Indonesia untuk menjelajahi sejumlah objek wisata dan sekaligus sebagai salah satu ajang memperkenalkan keindahan alam di wilayah tersebut.

“Kegiatan ‘Aceh Dirt Bike Adventure (ADB)’ itu merupakan kedua kali dan akan berlangsung selama dua hari terhitung mulai 7 September 2013,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banda Aceh Reza Fahlevi di Banda Aceh, Senin 2 September 2013.

Sebanyak 281 peserta dari berbagai komunitas trail seperti dari Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jakarta, Riau, Sumatera Utara dan Aceh sudah mendaftar ikut serta dalam kegiatan ADB-2 itu.

Kegiatan tersebut juga terselenggara kerja sama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banda Aceh dengan sebuah lembaga yakni “Cahroat Aceh”.

Reza Fahlevi menambahkan kegiatan sepeda motor itu akan mengambil start di Banda Aceh, kemudian bermalam di Jantho (ibukota Kabupaten Aceh Besar) dan selanjutnya finish di Kota Banda Aceh.

Dijelaskan, ADB 2 adalah kegiatan wisata, bukan kompetisi. Oleh karena itu tidak ada adu cepat dalam kegiatan tersebut.

“Kegiatan ADB itu digelar dalam upaya mempromosikan wisata Aceh, khususnya Kota Banda Aceh dan Aceh Besar yang sasaran pasarnya adalah bagi penggemar wisata adventure, ekowisata dan juga sport tourism,” kata dia.

Panorama alam Aceh sangat indah dan menantang yang diharapkan bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi para offroader yg akan mengikuti kegiatan ADB 2.

“Peserta dipastikan akan menikmati keindahan dengan menjelajahi alam Aceh dengan sepeda motor,” kata Reza Fahlevi.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Jack Karmidi, menjelaskan pihaknya siap menyambut kedatangan berbagai komunitas trail dari sejumlah provinsi untuk mengikuti ADB tersebut.

“Kami telah mempersiapkan track yang cukup menantang bagi peserta ADB 2 antara lain melewati pegunungan, hutan dan sungai, namun demikian aspek keselamatan menjadi pertimbangan utama bagi kami dalam membuat jalur,” kata dia. (Red/Ant)