PT Mifa Dan BEL Komitmen Peduli Pendidikan

oleh
PT Mifa Dan BEL Komitmen Peduli Pendidikan
PT Mifa Dan BEL Komitmen Peduli Pendidikan
PT Mifa Dan BEL Komitmen Peduli Pendidikan

MEULABOH | DiliputNews.com – Dua perusahaan tambang, PT Mifa Bersaudara dan PT Bara Energi Lestari (BEL) yang beroperasi di Aceh Barat dan Nagan Raya, berkomitmen peduli terhadap pendidikan anak kurang mampu di dua Kabupaten tersebut.

Salah satu komitmennya, saat ini kedua perusahaan tambang itu sudah memberikan beasiswa dengan menyekolahkan 52 anak kurang mampu asal Aceh Barat dan Nagan Raya pada sekolah Sukma Bangsa Kabupaten Pidie.

Hal tersebut dikatakan Manager Eksternal Relation PT.Mifa Bersaudara kepada DiliputNews.com, Sabtu (15/6) disela kegiatan penyambutan kepulangan siswa sekolah Sukma Bangsa, kabupaten Pidie.

“Ini salah satu kepedulian perusahaan terhadap dunia pendidikan, kita ingin menunjukkan bahwa sebelum berproduksi saja sudah ada kepedulian terhadap pendidikan anak-anak di Aceh Barat dan Nagan Raya,” jelas Azwar.

Azwar menyebutkan, 52 anak yang di sekolahkan ke Sukma Bangsa diantaranya 24 orang tingkat SMA dan 28 orang tingkat SMP dan mendapatkan Beasiswa full selama 6 tahun, semua anak-anak tidak dipungut biaya apapun. “Badget total selama enam tahun sekitar 5,4 Milliar, perbulannya sekitar 800-900 juta,” sebut Azwar.

Lebih lanjut, jika produksi sudah puncak, ketika dana CSR sudah besar kemungkinan beasiswa tersebut bisa ditambahkan, untuk saat ini pihaknya berkomitmen untuk 6 tahun dulu.

“Harapan kita dengan berproduksi minimal 20 tahun, terhadap mereka yang di sekolahkan, sumber daya manusianya tidak perlu kita ambil dari luar, karena anak-anak ini sangat berpotensi, ketika akademik mereka bagus, bisa saja yang akan munguasai perusahaan Mifa dan BEL dari Aceh Barat dan Nagan Raya,” katanya merincikan.

Azwar berharap, anak-anak serius untuk menuntut ilmu dan bisa melihat bahwa ada peluang besar bagi mereka untuk mendapatkan pendidikan yang lebih bagus. Disamping itu, harus ada support dari orang tua masing-masing.

“Orang tuanya harus membiasakan diri, anaknya merantau dan tidak menggangu anaknya yang sedang menuntut ilmu di Pidie,” pintanya.

Azwar juga menambahkan, pemberian beasiswa terhadap 52 orang tersebut, dipilih melalui proses seleksi. Proses seleksi dilihat dari prestasi akademik yang dimiliki oleh anak tersebut dan keadaan ekonomi orang tuanya.